Tuesday, August 9, 2011

BERMULA KATA BERMULA CETERA

Ketika bapaku menuju barzakh,dia sempat berkata padaku; jangan berduka,walau sepahit manapun hidupmu,walau serumit manapun perjalanan lahirmu,percayalah kau yang mengESAkan Allah dan mengenali sebagai kewujudan yang satu tidak akan ditinggalkan begitu saja olehNya.Perjalanan batinmu akan bergerak seperti angin,seperti kulit air yang menimpa sisik nyawa.Tidak ada siapa yang memahamimu dan tak akan siapa menyedari kasyafmu menatap jaluran dari suatu makna kehidupan.Sepayah mana kehidupan lahirmu,kau mesti kembali keharibaan Ilahi.Kau dengarlah kata akhirku sebagai kata pengantarmu; pulanglah,kembalilah ke titik asalmu ke maqam baqa dan akan kau kenal siapa Tuhanmu.Ketika bapaku mencapai barzakh,aku melihat awan menguning seperti musim jelapang padi melumuri sekujur tubuh lahir yang berangkat pergi...

No comments:

Post a Comment